KENAPA DUALISME ITU SUSAH DIJALANKAN



Pada kesempatan kali ini misteruban akan sedikit berbagi pengalaman tentang susahnya menjalankan dua kegiatan yang berbeda dalam satu waktu atau yang bisa disebut dengan dualisme. Dualisme yang pernah misteruban alami dan lakukan adalah menjalankan kuliah dan bisnis dalam waktu yang bersamaan. Dari pengalaman ini misteruban menyimpulkan bahwa menjalankan dua kegiatan yang berbeda dalam waktu yang sama sangatlah berat, hanya orang orang tertentu saja yang bisa menjalankan dualisme ini dengan baik dan jelas itu bukan misteruban, karena yang pernah misteruban alami adalah mengalahkan kuliah dan memfokuskan diri pada bisnis yang pada waktu itu sedang misteruban rintis.

Diposting ini misteruban hanya ingin menyampaikan kepada anda khusunya para mahasiswa yang ingin membuat sebuah bisnis sampingan, hendaklah berfikir secara matang dan rasional sebelum membuat keputusan. pikirkanlah secara mendalam hal hal apa saja yang akan terjadi jika nantinya anda menjalankan kuliah berbarengan dengan bisnis. coba anda tanyakan pada diri anda sendiri pertanyaan pertanyaan ini :
  1. Apakah anda bisa membagi waktu dengan benar?
  2. Apakah nantinya jika usaha anda berhasil dan mendapatkan uang banyak anda bisa menahan diri dengan tetap mempertahankan kuliah anda?
  3. Apakah orang tua anda setuju jika anda mempunyai bisnis sampingan selain kuliah?
  4. Apakah anda bisa fokus terhadap dua kegiatan yang sama sama menyita waktu dan perhatian ini?
Coba anda jawab keempat pertanyaan diatas dan coba renungkan dengan baik, karena menurut pengalaman misteruban tidaklah mudah menjalankan dua kegiatan ini secara bersamaan. Banyak dari kawan kawan juga mengalaminya dan kebanyakan dari mereka mengalahkan kuliah dan fokus terhadap bisnis yang mereka kelola. Cobalah untuk menyelesaikan kuliah terlebih dahulu dan jika kuliah anda sudah selesai anda bisa fokus membuat sebuah bisnis sesuai dengan apa yang anda rencanakan. Ingatlah bahwa kuliah adalah amanah dari orang tua dan jangan sampai dikemudian hari anda menyesal seperti yang misteruban rasakan.

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar dengan cara yang baik dan bijak. Berikan saran dan kritik yang bersifat membangun agar blog ini semakin maju dan berkualitas. Happy blogging - misteruban -